SITE to SITE PPTP (Cisco dan MikroTik)

Assalamualaikum warrohmatullahiwabarokatuh,

Sesi curhat kali ini, (hehe..) saya ingin membahas tentang salah satu protocol VPN yaitu PPTP atau singkatan dari Point to Point Tunneling Protocol. Sudah tahu dong PPTP itu sering dipakai buat komunikasi VPN?. Ya, PPTP ini model komunikasi VPN-nya dibagi menjadi dua jenis, yaitu PPTP Server dan PPTP Client. Dimana PPTP server yang membuat komunikasi VPN dan PPTP client merupakan remote koneksinya.
Biasa-nya saya konfigurasi protocol ini menggunakan MikroTik, ya konfigurasinya cukup simpel lah gak terlalu sulit.hehehe.. (sombong dikit), namun karena akhir-akhir ini ada client yang request pengen bikin komunikasi PPTP tapi pakenya Cisco dia tanya bisa gak?. Dan dengan konsultasi ke mbah dukun, eh mbah google ternyata bisa dan ada konfigurasinya. Jadi saya jawab aja bisa.hehe.. Nah kali ini biar terdokumentasikan alias biar gak lupa saya coba curahkan isi hati, eh maksudnya isi konfigurasi PPTP di Cisco di sesi materi ini.
Ceritanya gini, client saya pengen bikin komunikasi VPN site-to-site menggunakan PPTP. Dimana Cisco-nya nanti dijadikan PPTP server dan dicabang-cabangnya alias PPTP client-nya tetep pake MikroTik. Ilustrasi topologinya kira-kira nanti seperti ini.

Router Cisco bisa mendukung teknologi PPTP cuman kalo di cisco sendiri ada istilahnya sendiri sob, namanya VPDN singkatan dari Virtual Private Dialup network.
Langsung saja kita ke sesi konfigurasi ya. Jadi, pertama konfigurasi di sisi router Cisco agar dapat menerima request VPDN. Aktifkan konfigurasi VPDN dan juga parameter-paramternya yang mendefinisikan koneksi PPTP.
Konfigurasi diatas nunjukkin kalo router Cisco siap menerima request koneksi PPTP yang dispesifikasikan di interface virtual-template 1.
Selanjutnya melakukan konfigurasi di interface virtual yang sudah disebut sebelumnya, konfigurasi didalamnya antara lain IP Pool PPTP, IP PPTP server, danĀ  Model otentikasi PPTP.
Oke, saya jelaskan satu-satu perintah diatas ya sob. Pertama IP address 10.10.10.254 255.255.255.0 perintah itu nanti mengindikasikan kalo IP tersebut akan jadi IP dari PPTP Server. Peer default ip address pool ALOKASI berarti apabila sudah terbentuk komunikasi PPTP dari client maka PPTP client nanti akan dialokasikan IP-nya berdasarkan pool IP ALOKASI (10.01.10.1 – 10.10.10.10). Kemudian model otentikasi yang disupport antara lain pap, chap, dan ms-chap.
Nyang terahir, perintah diatas bikin username dan password yang nanti dipake buat sesi otentikasi di sisi PPTP client.
Nah, kayaknya konfigurasi di Router Cisco sebagai PPTP Server sudah cukup, sekarang kita test konfigurasinya dengan request koneksi dari PPTP Client yaitu si Mie Kocok eh maksudnya Mikrotik.hehe… Sudah tahu dong para pembaca sekalian yang sering nguprek Mikrotik. berikut konfigurasi di Mikrotik
Biar tak jelasin perintah diatas ya sob, jadi perintah diatas nih kita bikin request komunikasi PPTP ke PPTP server dimana IP 199.0.0.1 merupakan IP public dari PPTP server. User dan Password kita isikan sesuai dengan otentikasi yang sudah dikonfigurasi di Router Cisco tadi, sudah jelas kan?.hehe…
Kalo komunikasi PPTP-nya berhasil nanti di Mikrotik akan muncul IP dinamik yang didapat dari pool PPTP server (10.10.10.1 – 10.10.10.10).
Kita bisa cek di sisi PPTP server kalo koneksi PPTP dengan mikrotik tadi udah bener-bener establish dengan perintah show user bisa juga dengan show vpdn.
Nah, udah selesai sob koneksi PPTP antara Router Cisco dan MikroTik berhasil :). Semoga manfaat dan bisa jadi amal jariyah.amiiin.hehe..

One thought on “SITE to SITE PPTP (Cisco dan MikroTik)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *