Juniper SRX IPSec Aggressive Mode

Assalamualaikum Wr. Wb.

Pada pembahasan tulisan kali ini adalah mengenai implementasi Juniper SRX IPSec Aggressive Mode. Apa itu aggressive mode? yaitu mode yang digunakan apabila IPSec dalam implementasinya salah satu site menggunakan IP public dynamic. Oke, langsung saja guys.

 

JuniperSRX (Cabang)——– Modem ————— Modem ———JuniperSRX (Pusat)

                                      (Dynamic IP)                                                                                (Static IP)

Kasusnya adalah untuk menghubungkan kantor pusat dan cabang menggunakan IPSec via internet. Namun IP public yang digunakan pada kantor cabang menggunakan internet rumahan yang hanya menggunakan IP public dynamic yang didapat dari komunikasi PPPoE dengan ISP. Berikut konfigurasi PPPoE client pada Juniper SRX kantor cabang. (more…)

Juniper Filter Based Forwarding

Assalamualaikum Wr. Wb.

 

Alhamdulillah, puji syukur nikmat Allah SWT, hari ini bisa nambah satu tulisan lagi. Kali ini saya ingin membahas tentang Juniper dengan materi Filter Based Forwarding. Nah, apa sih Filter Based Forwarding? atau disingkat aja jadi FBF ya.hehe.. Jadi FBF ini merupakan istilah yang digunakan oleh platform Juniper untuk menentukan policy didalam routing. Dengan menggunakan FBF kita bisa mengklarifikasi setiap paket yang melewati router berdasarkan header paketnya seperti source IP, destination IP, source/destination port TCP/UDP. Jika dalam kondisinya paket tersebut match dengan policy yang ditentukan maka selanjutnya paket akan diteruskan berdasarkan routing instance yang dipilih. Nah? apa sih routing instance? sambil dibahas ntar dibawah ya. 🙂

Berikut gambar yang menjelaskan tentang konsep Filter-Based Forwarding.

1 (more…)

Indonesia Go Open Source

Merupakan aplikasi dengan prekembangan yang tidak dikuasai oleh suatu individu / lembaga terpusat, akan tetapi oleh sekumpulan individu / komunitas yang bekerja sama dengan memanfaatkan source code yang tersebar dan tersedia secara bebas. Pada intinya konsep Open Source ini adalah membuka “kode sumber” dari sebuah aplikasi (perangkat lunak), dengan hal ini maka orang lain akan dapat membuat sebuah aplikasi yang sama fungsinya. Dengan begitu akan memicu karya dan kreatifitas pembuat program aplikasi yang beragam fungsinya dan yang pasti free.


Maka dari itu penulis ingin mengajak pembaca sekalian untuk menggunakan software dan sistem operasi berbasis open source untuk mengurangi pembajakan di bahkan mewujudkan Indonesia yang legal dan bersih dalam menggunakan suatu software maupun sistem operasi dari pada membajak dengan cara mengcrack atau sejenisnya secara terus menerus. Penulis yakin aplikasi maupun sistem operasi berbasis open source tidak kalah canggih dengan yang berbayar. Karena penulis sudah merasakannya sendiri. Untuk membantu pengguna dalam menggunakan aplikasi dan sistem operasi berbasis open source dapat mengikuti forum – forum yang ada. Selama ini penulis menggunakan sistem operasi Ubuntu, karena salah satu distribusi linux ini paling populer dan banyak digunakan pada kalangan sistem operasi open source. Untuk dapat mengunduh sistem operasi tersebut dapat menggunaan link disini.


Sangat banyak distribusi Linux yang dapat Anda coba, karena setiap individu akan merasakan kenyamanan yang berbeda dalam memilih distribusi tersebut. Disini penulis akan berbagi sedikit mengenai beberapa link distribus Linux, antara lain :
1. Debian


2. fedora


3. Mandriva


4. OpenSUSE



5. RedHat


Sebenarnya masih banyak distribusi lain yang tidak  bisa penulis sebutkan satu – satu. Selain digunakan sebagai sistem operasi desktop sistem operasi yang telah disebutkan juga dapat digunakan sebagai server bahkan sebagai router. Dan yang paling penting adalah free.

Simulator

SIMULATOR NETWORK

Bagi pecinta dunia networking mungkin terasa berat untuk mempelajari suatu device networking sedangkan peralatannya memerlukan biaya yang tidak sedikit khususnya Cisco, sebuah vendor peralatan jaringan ini sudah tidak terdengar asing lagi bagi kalangan network enginer karena sudah dipakai dibanyak perusahaan khususnya perusahaan berbasis ISP atau WAN. Maka dari itu pada jaman sekarang ini sudah banyak jenis simulator yang dapat digunakan untuk mempelajari banyak jenis device jaringan sehingga mempermudah para network enginer untuk terus mengasah kemampuannya dalam dunia networking. Simulator ini antara lain GNS3, Packet Tracer, VirtualBox.
GNS3

 
GNS3 merupakan simulator yang cukup dikenal oleh para pecinta networking. Aplikasi free ini terdiri dari peralatan router Cisco, switch Cisco, Frame Relay, router Juniper dan banyak device jaringan lainnya. Dalam penggunaan simulasi device jaringan menggunakan IOS sebagai system operasinya.

Bagi Anda yang ingin mencoba simulator yang cukup handal ini dapat diunduh disini dapat digunakan pada sistem operasi Windows, Linux dan Mac. 
Untuk IOS sebagai system operasi device jaringan yang digunakan pada GNS3 dapat diunduh disini.

Packet Tracer


Packet Tracer juga tidak kalah dengan simulator GNS3, aplikasi dengan simulasi device jaringan keluaran Cisco dapat digunakan disini, mulai dari router, switch, komputer, laptop, router wireless, cloud, ip phone, dan masih banyak lagi. Aplikasi ini dapat diunduh secara free dan sering digunakan untuk Lab CCNA atau periapan ujian CCNA.

Untuk merasakan belajar networking di Packet Tracer dapat diunduh aplikasi tersebut disini.
Untuk pengguna sistem operasi berbasi Linux dapat diunduh disini.

 VirtualBox

Sebenarnya VirtualBox merupakan aplikasi yang pada khususnya bukan untuk simulasi networking, namun digunakan untuk mengsimulasi Operating System. Akan tetapi tidak jarang aplikasi ini digunakan untuk mengsimulasi suatu perlatan jaringan seperti router Mikrotik, router/server Linux, router/server Windows. Karena seperti yang telah disebutkan tadi komponen jaringan tersebut tidak memiliki simulator yang secara khusus, tidak seperti Cisco yang memiliki berbagai simulator. Selain VirtualBox ini dapat dipakai secara handal namun juga free.

Untuk penggunaan pada OS Windows dapat diunduh  disini.
Untuk penggunaan pada OS Linux dapat diunduh disini.
Untuk penggunaan pada Mac OS dapat diunduh disini.