VSPHERE NETWORK FAILOVER

Seperti pada judul diatas mengenai network failover, yaitu langkah persiapan untuk menghindari terjadinya putus koneksi, sehingga apabila suatu saat terjadi putus koneksi ada link backup yang langsung menghandle koneksi tersebut. Dalam hal ini adalah kasus pada vSphere. Biasanya untuk hal manajemen jaringan seperti ini dilakukan konfigurasi di menu configuration > networking. Sebagai contoh kasus saya akan membuat link redudancy (jalur ganda) untuk koneksi ke iSCSI storage, seperti pada gambar dibawah ini.

Untuk membuat network failover seperti gambar diatas adalah dengan melakukan langkah-langkah sepeti berikut :
Tambahkan menjadi dua buah NIC pada vSwitch0.
 
Buat 2 buah VMkernel Port untuk iSCSI seperti pada gambar berikut. Sebagai contoh saya beri nama port dengan nama VMkernel-iSCSI1 dan VMkernel-iSCSI2 dan diberi IP address masing-masing 10.10.62.102 dan 10.10.62.103.
Kemudian dari masing-masing VMkernel port yang baru dibuat lakukan edit pada NIC Teaming beri tanda centang pada Override switch failover order. Pada VMkernel-iSCSI1 gunakan active adapater vmnic1 dan untuk VMkernel-iSCSI2 gunakan active adapter vmnic0. Seperti pada gambar dibawah ini.

Sekian coretan mengenai vSphere Network Failover, semoga bermanfaat 🙂

VMWARE SCHEDULE TASK

Lagi semangat-semangatnya nulis nih :D, lanjut lagi dah kali ini tentang schedulte task di VMWare. Apa itu schedule task? dari namanya aja pasti sudah tahu dong. Yup, schedule task merupakan tugas yang bisa kita atur kapan waktunya si vSphere mengeksekusinya. Sebagai contohnya misalkan saya punya sebuah VM Windows XP di dalam vSphere kemudian untuk antisipasi error saya gunakan opsi lakukan Snapshot setiap satu jam sekali. Maka langkah yang perlu dilakukan antara lain. Namun perlu diingat untuk menjalankan schedule task vSphere harus sudah terintegrasi dengan vCenter server.

Klik menu Home > Management > Schedule task. Klik New kemudian klik Snapshot. Pilih VM yang kita atur Snapshot sebagai contoh VM Windows XP.
Kemudian atur pada opsi Describe the Snapshot.
Di opsi selanjutnya yaitu Schedule Task yaitu menentukan waktu pengeksekusian.
Gambar diatas mengartikan task dieksekusi dalam frekuensi setiap 1 jam. Opsi selanjutnya adalah kita direkomendasikan untuk memasukan alamat email yang berfungsi sebagai report/laporan.
Bila sudah akan muncul satu schedule seperti pada gambar dibawah ini.
Sekian coretan saya kali ini, wassalamualaikumwarrohmatullohiwabarokatuh 🙂

MANAJEMEN VM MENGGUNAKAN FOLDER

Assalamualaikumwarrohmatullohiwabarokatuh 🙂
Memang susah ngumpulin niat buat nulis, dan akhirnya sekarang saya bisa nerusin coretan berikutnya. Kali ini tentang folder di VMWare. Folder dalam istilah vsphere merupakan sebuah manajemen VM yang mengelompokkan Cluster atau host Sehingga dapat dipisahkan secara kategori tertentu. Bingung? Kalo bingung liat contoh pembuatan folder berikut.

Klik kanan pada simbol datacenter kemudian pilih new folder.
Setelah itu akan muncul folder kemudian kita rename misalkan dengan nama percobaan. Setelah folder selesai dibuat selanjutnya kita drag and drop cluster sudah dibuat sebelumnya ke dalam folder tadi. Misalkan ada cluster lainnya maka kita buat folder lagi misalkan dengan nama percobaan 1, kemudian drag cluster lainnya ke folder yang lainnya pula. Seperti pada gambar dibawah ini.
Sekian coretan singkat dari saya, semoga bermanfaat ya. Maturnuwun 🙂

VMOTION CHANGE DATASTORE

Assalamualaikumwarrohmatullohiwabarokatuh 🙂

Kembali melanjutkan coretan sebelumnya yaitu disini akan saya lanjutkan tentang migrasi VM dari storage local ke share storage yaitu NFS storage yang sudah di integrasikan ke VMware sebelumnya, caranya simpel yaitu seperti langkah-langkah berikut.

Sebelumnya kita aktifkan terlebih dahulu service vMotion pada menu Configuration > Network > Properties.

Pilih port VMKernel kemudian tekan button Edit.

Centang pada kolom vMotion, untuk meng-enable-kan service vMotion.

Setelah mengaktifkan vMotion selesai lakukan migrasi VM dengan cara Klik kanan pada VM yang masih berlokasi di lokal storage kemudian klik Migrate, seperti gambar dibawah ini.

Pilih opsi Change Datastore.
Pilih NFS share storage.
Perlu diingat bahwa perpindahan dari local storage ke share storage NFS VM dalam keadaan hidup, dari gambar berikut kita bisa melihat bahwa migrasi/vMotion hanya memiliki down time yang cukup kecil. Berikut adalah kondisi ping pada saat berlangsungnya migrasi VM.
Setelah migrasi selesai maka VM sekarang berada pada datastore nfs. Sekian coretan saya, semoga bermanfaat. Share Your Knowledge 🙂

VMWARE NFS SHARE STORAGE

Assalamualaikum warrohmatullohiwabarokatuh 🙂

Seperti pada postingan sebelumnya yaitu tentang NFS pada proxmox, postingan kali ini akan dibahas kembali mengenai share storage NFS namun diimplementasikan pada VMware. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa dalam penerapan virtualisasi alangkah lebih baik bila datastore dibangun secara terpisah. Karena sebelumnya sudah saya integrasikan ESXi ke vCenter maka saya konfigurasi di vCenter saja. Beberapa langkah yang harus dilakukan untuk menambahkan storage NFS adalah sebagai berikut.

Pilih host yang aktif yaitu host 10.10.62.200 kemudian klik menu configuration > storage > add Storage.

Pilih Network File System untuk menambahkan storage NFS.
Masukkan IP dan juga path/folder sesuai pada konfigurasi di NFS server.
Setelah itu di datastore akan muncul storage baru dengan nama nfs.
Lakukan hal yang sama juga pada host yang lainnya dalam kasus diatas yaitu host 10.10.62.201.
Sekian coreten kecil saya tentang NFS pada VMware, semoga bermanfaat 🙂

AUTOMATIC STARTUP VM

Jika kita sudah memanajemen banyak VM dalam satu host maka akan sangat repot sekali bila kita harus power on satu per satu VM, hal ini terjadi bila kondisi host baru di hidupkan. Maka dari itu berikut adalah sedikit coretan tentang bagaimana melakukan startup VM secara otomatis pada saat host ESXi baru dihidupkan. Berikut beberapa langkah-langkahnya :
Login ke ESXi menggunakan vSphere Client, kemudian klik menu configuration > Virtual Machine Startup/Shutdown.

Langkah berikutnya klik link properties.
Klik beberapa VM yang akan menjadi automatic startup, kemudian klik tombol Move Up untuk memindahkannya dibawah baris Automatic Startup.
Setelah konfigurasi diatas maka apabila host baru dinyalakan dari keadaan mati, VM didalamnya yang masuk dalam mode automatic startup secara otomatis ikut power on.